rasakan tiap detik demi detik
hari demi hari berlalu
terperangkap dalam jeruji waktu
cahaya temaram
satu demi satu sirna
semua orang memiliki mimpi
sedikit tercapai
atau mungkin hampir tercapai
lalu terjatuh
mimpi itu seperti balon
mengangkat kemana kita berangan
saat tinggi angin menerpa
terbawa jauh
awas…
jika tak kuat bisa jatuh kau terjengkang
~J23~/17/05/2011

1 komentar:
mana puisi puding ku?
Poskan Komentar