17 Mei 2011

balon mimpi

rasakan tiap detik demi detik

hari demi hari berlalu

terperangkap dalam jeruji waktu

cahaya temaram

satu demi satu sirna

 

semua orang memiliki mimpi

sedikit tercapai

atau mungkin hampir tercapai

lalu terjatuh

 

mimpi itu seperti balon

mengangkat kemana kita berangan

saat tinggi angin menerpa

terbawa jauh

 

awas…

jika tak kuat bisa jatuh kau terjengkang

 

~J23~/17/05/2011

1 komentar:

inez dominique mengatakan...

mana puisi puding ku?